Tentang Saya
Halo, perkenalkan saya Raffa Raditya Sunandar, seorang siswa berusia 16 tahun yang sedang menempuh pendidikan di SMA Muhammadiyah 4 Jakarta. Saya adalah pribadi yang penasaran terhadap teknologi, senang bereksperimen dengan perangkat elektronik, dan percaya bahwa kode serta rangkaian sederhana bisa menjadi awal dari solusi besar.
Di luar pelajaran sekolah, saya senang mengulik proyek-proyek kecil berbasis Internet of Things (IoT) โ mulai dari sensor sederhana hingga otomatisasi perangkat rumah. Bagi saya, momen ketika sebuah rangkaian akhirnya menyala dan bekerja sesuai rencana adalah salah satu kepuasan terbesar.
Usia
16 Tahun
Status
Pelajar
Asal Sekolah
SMA Muhammadiyah 4 Jakarta
Keahlian Lain
Internet of Things (IoT)
๐ฏ Kenapa Teknik Informatika?
Saya memilih Teknik Informatika karena bidang ini menggabungkan logika, kreativitas, dan dampak nyata sekaligus. Saya suka bagaimana satu baris kode bisa menggerakkan sebuah perangkat IoT, dan bagaimana sebuah sistem bisa menyelesaikan masalah yang tadinya terasa rumit. Saya ingin memperdalam ilmu ini secara formal agar bisa membangun produk teknologi โ perangkat lunak maupun perangkat pintar โ yang benar-benar berguna untuk banyak orang.
Kampus Impian
Universitas Negeri Jakarta
Program Studi Teknik Informatika โ Impian yang sedang saya perjuangkan
- Universitas Negeri Jakarta adalah kampus negeri (PTN) dengan reputasi kuat, khususnya dalam bidang pendidikan, yang kini terus mengembangkan rumpun sains dan teknologi termasuk Teknik Informatika.
- Lokasinya berada di Jakarta, tidak jauh dari tempat saya tinggal, sehingga memungkinkan saya tetap dekat dengan keluarga sambil tetap fokus kuliah.
- Fasilitas kampus yang modern gedung-gedung baru dengan desain hijau-merah yang khas โ membuat saya yakin lingkungan belajarnya akan mendukung mahasiswa untuk berkembang.
- Sebagai PTN, biaya pendidikan (UKT) di UNJ jauh lebih terjangkau dibanding kampus swasta, sehingga meringankan beban orang tua saya.
- Logo UNJ dengan obor menyala menyimbolkan semangat mendidik dan pantang padam โ nilai yang ingin saya bawa juga dalam perjalanan belajar saya di bidang teknologi.
- 1
Menjaga Nilai Akademik
Mempertahankan dan meningkatkan nilai rapor tiap semester agar peluang lolos jalur prestasi (SNBP) semakin besar.
- 2
Latihan Tes Skolastik (SNBT)
Rutin berlatih soal Penalaran Umum, Literasi, dan Penalaran Matematika untuk persiapan UTBK-SNBT.
- 3
Ikut Try Out Berkala
Mengikuti try out secara rutin untuk mengukur kesiapan dan memperbaiki strategi mengerjakan soal.
- 4
Belajar Dasar Pemrograman Mandiri
Memperdalam logika pemrograman dan dasar IoT secara otodidak agar lebih siap saat masuk perkuliahan nanti.
- 5
Menyiapkan Berkas Pendaftaran
Menyiapkan dokumen seperti rapor, KTP/KK, dan memantau jadwal resmi SNPMB agar tidak ada tenggat yang terlewat.
- 6
Menjaga Kondisi Fisik & Mental
Mengatur waktu istirahat dan mengelola stres agar tetap fokus dan tenang menjelang hari tes.
Sosok Inspirasi
J. Robert Oppenheimer
Fisikawan Teoretis ยท Pemimpin Proyek Manhattan
Oppenheimer adalah fisikawan Amerika yang memimpin Laboratorium Los Alamos dalam Proyek Manhattan, program rahasia yang mengembangkan senjata nuklir pertama di dunia pada era Perang Dunia II. Ia dikenal luas sebagai sosok yang mampu menyatukan ratusan ilmuwan brilian dengan latar belakang berbeda untuk bekerja menuju satu tujuan besar, sekaligus sosok yang di kemudian hari bergulat dengan tanggung jawab moral atas ciptaannya.
Rasa Ingin Tahu Tanpa Batas
Ia mendalami fisika kuantum secara mendalam sejak muda, menunjukkan bahwa rasa ingin tahu adalah bahan bakar utama sebuah penemuan besar.
Kepemimpinan
Mampu memimpin ribuan ilmuwan dari berbagai disiplin ilmu dan menyatukan mereka menuju satu visi bersama di Los Alamos.
Tanggung Jawab
Setelah menyaksikan dampak ciptaannya, ia berani menyuarakan pentingnya kendali dan etika dalam pengembangan teknologi.
Ketahanan Diri
Meski menghadapi kritik berat di kemudian hari, ia tetap aktif mengabdikan diri pada dunia pendidikan dan sains.
๐ญ Mengapa Ia Menjadi Inspirasi Saya
Oppenheimer mengajarkan saya bahwa teknologi punya dua sisi โ bisa menjadi solusi, tapi juga bisa menjadi tanggung jawab besar. Sebagai seseorang yang tertarik pada IoT, saya sadar bahwa perangkat yang saling terhubung juga membawa risiko, mulai dari keamanan data hingga penyalahgunaan. Ketekunannya dalam belajar sejak muda, keberaniannya memimpin tim besar, dan kejujurannya menghadapi konsekuensi dari karyanya membuat saya semakin yakin: menjadi ahli teknologi bukan hanya soal pintar membuat sesuatu, tapi juga soal bijak dalam menggunakannya.
Perjalanan Ini Baru Aja Dimulai ๐
Terima kasih sudah membaca cerita dan mimpi saya. Semoga langkah kecil ini menjadi awal dari perjalanan panjang menuju Universitas Negeri Jakarta. GAS IN TERUS